Saturday, December 4, 2010

SYECH ABDULQODIR AL-JAELANI TIDAK MAU ROSULALLAH SAW DIREMEHKAN.

Syekh Abdul Qodir Al Jaelani, Beliau ditanya apa buktinya kalau Nabi  Muhammad bisa menghidupkan orang mati. Syekh Abdul Qodir al Jaelani menjawab,  ‘Terlalu tinggi kalau Nabi saya. Bagaimana dengan Nabimu?’ Orang yang bertanya berkata, “Nabiku bisa menghidupkan orang yang telah mati.” “Caranya bagaimana?,”  lanjut Syekh Abdul Qadir. “Nabiku mengatakan, ‘Qum bi idzinillah,’hiduplah dengan seijin Allah,” jawab orang itu. “Oke carikan saya orang mati,” pinta Syekh Abdul Qadir. Syekh Abdul Qodir al Jaelani langsung meng¬hidupkan orang mati itu dengan berkata; ‘Qum Bi Idzni,’ hidup¬lah dengan seijinku. Jangankan Nabi-ku, aku saja bisa. Nabi  terlalu tinggi, kataSyekh Abdul Qodir al Jaelani. ‘Qum bi idzni”, bukan bi idznillahlagi karena  apa, untuk melemahkan orang yang meremeh¬kan Nabi, atau yang tidak mempercayai Nabi Muhammad SAW. Syekh Abdul Qadir Al Jailani tidak memakai  kata-kata ‘Bi Idznillah’, tapi ‘Qum Bi Idzni’ hakikatnya Syekh Abdul Qodir al Jaelani tetapmemohon kepada Allah SWT. Seperti juga karomah Habib Umar bin Thoha Indaramayu waktu bertandang ke Sultan Alaudin, Palembang. Dan seperti Al Habib Alwi bin Hasyim bisa menghidupkanorang mati, tentu saja atas seijin dan kuasa Allah SWT. Para ulama dan para auliya’ menolong kepercayaan kita atas kebenaran yang dibawa Al Quran.

3 comments:

Anonymous said...

Subkhanallah..

Dina_topwife said...

Sholu ahlan nabi Muhamad...

Nursin said...

Waow suangar tnan